Selasa, 04 Juli 2017

MIKASSA ACKERMAN

#PrediksiKarakter
#MengandungSpoiler
Prediksi Karakter di Ending Shingeki No Kyojin
- Mikasa Ackerman
*Kehidupan
Mikasa Ackerman merupakan prajurit survei corps peringkat 1 dalam angkatan 104. Mikasa memiliki darah keluarga Ackerman di dalam dirinya, sehingga dia hanya memiliki motivasi yang cenderung terbatas yakni mengabdikan diri pada sang pembimbing (Eren Jaeger)
Mikasa tidak pernah memimpikan hal-hal hebat selain hanya bisa hidup dengan damai bersama Eren dan Armin. Hal tersebut diutarakannya secara tidak langsung pada chapter 72, pada saat ia bertanya apakah semuanya bisa kembali seperti dulu (saat-saat masa kecil trio shiganshina) setelah menyegel dinding Maria dan mengalahkan semua musuh ? Dibandingkan dengan eren dan Armin, impian Mikasa cukuplah sederhana yakni bisa hidup bersama Eren dan Armin dimana pun mereka berada, baik di dunia luar ataupun tetap di dalam dinding sekalipun
Dalam smartpass AU (interview karya Hajime Isayama) yang salah satunya membahas tentang keseharian Mikasa selama berada di survei corps, ia cenderung memiliki keseharian layaknya ibu rumah tangga ketimbang prajurit seperti menjahit pakaian, mencuci baju, pergi ke pasar dan juga memasak, secara khusus dia juga memasak untuk Eren masakan yang ibunya dan Carla ajarkan padanya
Mikasa cenderung hanya akan menjadi ibu rumah tangga biasa ketimbang terlibat lebih jauh berkontribusi untuk militer kembali setelah arc final battle. meskipun kekuatannya sebagai Ackerman cukup besar dan tentu sangat dibutuhkan oleh militer, namun Mikasa tetaplah seorang perempuan yang pada akhirnya harus menjalani kodratnya terutama ketika sudah berumah tangga dan memilih kehidupan biasa yang penuh kedamaian seperti impiannya tersebut
*Kepribadian
Sebagai seorang Ackerman, Mikasa memiliki sifat umum setelah kebangkitan kekuatan yang dimilikinya yakni dingin, sangat tenang dan jarang menunjukkan emosinya. Namun hal tersebut tidak akan berlaku jika sudah menyangkut tentang Eren. Mikasa ditunjukkan pada beberapa momen dimana dia bisa menangis, tersenyum, blush, khawatir dan galau jika sudah berhubungan dengan Eren
Yui Ishikawa Seiyuu dari Mikasa Ackerman dalam interviewnya pada tahun 2013, dia mengatakan bahwa sifat Mikasa cukup kompleks setelah insiden pembunuhan orang tuanya. Mikasa memang cenderung tidak bisa berekspresi, bagi siapapun yang penasaran dengan sifat asli Mikasa, anda bisa melihatnya saat dia bersama dengan Eren
Meskipun begitu, kepribadian Mikasa juga mengalami perkembangan terutama setelah chapter 50. Dia bisa lebih peduli pada rekan-rekannya dan menunjukkan emosinya jika mereka berada dalam bahaya. Dengan konflik yang semakin klimaks, sifatnya akan lebih berkembang terutama setelah mengalami arc final battle dan mengetahui kebenaran dunia yang sebenarnya. Hajime Isayama dalam interviewnya pada bulan Agustus 2016 lalu, berencana untuk mengembalikan sifat asli Mikasa sebelum insiden tersebut, dengan pengembangan karakter yang melibatkan pemisahan sementara dengan Eren (well, we will see it 😁)
*Hubungan
Pada awalnya perasaan Mikasa tidak naik ke permukaan sehingga sulit diketahui oleh mayoritas fandom. Hal itu disebabkan sama halnya dengan Levi, takdir Ackerman yang membuatnya sulit menunjukkan emosinya dan sangat terfokus untuk mengabdi pada sang pembimbing. Namun pada akhirnya terlihat bahwa Mikasa memang memiliki perasaan terhadap Eren. Hal tersebut terlihat salah satunya pada chapter 34 versi manga, dimana dia sempat digoda Armin karena ia tetep memilih menunggu Eren yg sedang beristirahat setelah melawan female titan. Dia terlihat blush dan salting
Momen yang paling mengkonfirmasi hal tersebut adalah chapter 50 atau episode 12 versi anime season 2. Secara tidak langsung namun cukup jelas Mikasa mengungkap perasaannya pada Eren dengan ekspresi blush dan hendak menciumnya. Dengan fakta diatas, mayoritas fandom setuju berpendapat bahwa Eren Jaeger memiliki kemungkinan sangat besar untuk bersama Mikasa ketika ending. Eren sendiri juga telah memberikan janji pada Mikasa pada chapter 50 atau episode 12 tersebut (yang udah nonton pasti tau)
*Nasib
Mikasa merupakan prajurit terkuat kedua setelah Levi Ackerman dengan rincian dia setara dengan kekuatan 100 prajurit. Hal itu juga menjadi alasan tingginya kemungkinan hidup yang dimiliki Mikasa pada setiap battle yang dijalani
Selama berada di survei corps hingga sejauh ini, Mikasa jarang sekali diperlihatkan terluka parah hingga membutuhkan perawatan dalam setiap pertempuran. Pada chapter 83, diperlihatkan dari tim yang bertarung dengan sangat ketat melawan armored Titan, hanya Mikasa yang tidak mengalami luka berarti sehingga hanya dia yg bertugas merawat rekan-rekannya yang terluka
Selain itu, keberadaan sang pembimbing yang masih berada disisinya, membuat Mikasa selalu berada di top performance. Eren yang menjadi aktor kunci dalam arc final battle yang akan terjadi dan impiannya yang berada di depan mata setelah perang besar, membuat Mikasa akan semakin termotivasi hingga menjadi nilai tambah bagi powernya. Hal itu dapat memperbesar kemungkinan hidupnya hingga arc final battle berakhir
Namun Mikasa juga memiliki sisi kelemahan yang cukup beresiko. dia cenderung bersifat gegabah jika sudah menyangkut keselamatan Eren, hal itu dibuktikan dia pertama kali terluka parah pada chapter 49, Mikasa mengalami patah tulang rusuk karena terlalu terobsesi segera menyelamatkan eren tanpa rencana. Dengan musuh yang jauh lebih berbahaya daripada Titan yakni bangsa marley, kelemahan Mikasa tersebut dapat menjadi kerugian yang sangat beresiko bagi dirinya.
Survive: 75%
Death: 25%
Thanks for reading, semoga postingan selanjutnya bisa lebih baik lagi.